0

14 ALASAN YANG MENJELASKAN MENGAPA ANDA TIDAK BISA MENCAPAI TUJUANMU

Posted by Peter Grant on 09/07/2016 in Blog |

Fakta kebenaran tentang banyaknya tujuan kita yang gagal untuk dicapai bahwa kita belum mencapai mereka karena kita tidak tahu cara mengatur dan mencapai tujuan secara efektif, ditambah lagi mereka tidak memiliki kemauan, tekad atau ketabahan yang cukup.

Ada penghubung dari kesalahan yang berdiri di tujuan yang harus dicapai. Untungnya bagi kita, kita tidak perlu menjadi korban kesalahan-kesalahan ini di tahun 2016. Ada banyak kesalahan umum yang kita buat dengan menetapkan tujuan, tetapi ada juga cara jitu untuk memperbaikinya.

• Menetapkan Tujuan

1. Anda kerap membuat tujuan yang terlalu abstrak

Anda tidak harus memiliki tujuan jelas dari “pergi ke tempat gym”, buatlah tujuan anda lebih spesifik seperti “berjalan satu mil di sekitar rumah setiap pagi”.

2. Anda tidak memiliki cara untuk mengetahui dimana anda berada didalam tujuanmu

Sulit untuk mengenali dimana anda berada untuk mencapai tujuanmu jika anda tidak memiliki cara untuk mengukurnya. Sebaliknya, buatlah tujuan anda lebih terukur dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti, “Seberapa banyak?” atau “Seberapa besar?”. Dengan cara ini, anda selalu tahu dimana anda berdiri dengan tujuanmu.

3. Anda membuat tujuan yang tidak mungkin untuk dicapai

Jika tidak mungkin untuk dicapai, bisa dipastikan anda tidak akan mengejarnya. Terkadang, perilaku masa lalu kita dapat memprediksi perilaku masa depan kita, yang berarti jika anda tidak memiliki tanda-tanda perubahan perilaku dalam waktu seminggu maka anda tidak akan pernah menetapkan tujuan yang harus dicapai.

Meskipun anda dapat melakukan banyak hal yang menetapkan pikiran untuk mencapai tujuan, hal ini akan jauh lebih mudah jika anda menyadari kemampuanmu terlebih dahulu dan menilai tujuan anda dari sana.

4. Anda hanya berada didalam daftar tujuan jangka panjangmu

Tujuan jangka panjang cenderung semakin melemah karena kita terjebak pada tampilan yang lebih besar daripada apa yang kita butuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Sebaliknya, semua daftar tujuan jangka pendek terlibat dengan tujuan jangka panjang anda.

Misalnya jika anda ingin mencari penerbit untuk buku yang sudah anda tulis, tujuan jangka pendekmu mungkin melibatkan anda untuk mencari pemasaran tulisan dan menulis majalah untuk mencapai tujuan penerbitan anda. Dengan membuat daftar tujuan jangka pendek yang terlibat dengan tujuan jangka panjang, anda akan lebih fokus untuk melakukan semua hal yang berada di depan anda.

5. Anda menulis tujuan sebagai pernyataan negatif

Sulit untuk mencapai tujuan jika anda mempunyai pikiran, “Jangan terjatuh didalam perangkap bodoh ini”. Hal itu tentu tidak akan menginspirasi dan ketika anda pertama kali melakukannya, anda membutuhkan inspirasi untuk tetap berkomitmen dengan tujuan anda. Sebaliknya, buatlah tujuan anda didalam pernyataan positif seperti, “Jadilah seorang teman yang selalu mengatakan YA secara lebih” daripada “Berhenti menjadi teman yang bodoh”.

6. Anda meninggalkan tujuanmu di kepala

Jangan menyimpan tujuanmu terjebak di kepala anda. Tuliskanlah di suatu tempat dan jagalah agar tulisan tersebut tetap terlihat. Ini adalah cara membuat tujuan anda yang sebenarnya dan memegang diri anda untuk selalu bertanggung jawab dalam mencapainya.

• Mencapai Tujuan

7. Anda hanya fokus pada pencapaian tujuan dalam satu waktu dan anda memperjuangkannya setiap kali

Agar anda dapat mencapai tujuanmu, anda perlu membangun kebiasaan yang sehat untuk melakukannya. Misalnya jika anda ingin menulis buku, kembangkanlah kebiasaan menulis setiap paginya. Jika anda ingin menurunkan berat badan dan mengambil lari maraton, kembangkanlah kebiasaan berjalan setiap pagi. Fokuslah pada kebiasaan sehari-hari dan tujuan-tujuan lain di masa depan maka anda akan mudah melakukannya.

Studi menunjukkan bahwa dibutuhkan sekitar 66 hari untuk mengubah atau mengembangkan kebiasaan. Jika anda berfokus untuk membentuk satu kebiasaan dalam 66 hari yang akan membuat anda lebih dekat dengan mencapai tujuan anda, maka anda juga akan membangun kemampuan untuk mencapai lebih banyak dan lebih banyak tujuan di kemudian hari dengan bantuan kebiasaan anda yang sudah terbentuk.

8. Anda tinggal di lingkungan yang sama sekali tidak mendukung tujuanmu

Gary Keller dan Jay Papasan menuliskan kutipan didalam buku mereka berjudul “The One Thing” menyatakan bahwa suatu lingkungan terdiri dari orang-orang dan tempat-tempat. Mereka menyatakan bahwa 2 faktor ini harus sebaris untuk mendukung tujuan anda. Jika tidak, mereka akan menyebabkan suatu gesekan dengan tujuan anda.

Jadi pastikan orang-orang dan lokasi yang mengelilingi anda dapat mendukung serta menambahkan sesuatu ke dalam tujuan anda daripada harus mengambil mereka.

9. Anda terjebak pada hasil akhir bersama tujuan anda

Dalam artikel ini, James Clear dengan cemerlang menunjukkan bahwa fokus kami harus tetap pada sistem yang kami terapkan untuk mencapai tujuan kita dan bukan hasil akhir yang sebenarnya. Misalnya, jika anda mencoba untuk hidup sehat dengan pola diet anda, anda harus lebih fokus menempel pada pola diet anda dan bukan pada hasil akhir yang anda inginkan. Hal ini akan membuat anda lebih berkonsentrasi pada apa yang benar didepan anda daripada yang anda inginkan.

• Menjaganya Agar Tetap Termotivasi

10. Anda berkecil hati karena gagal

Ketika saya bangun setiap pagi, saya memfokuskan diri kepada semua usaha saya untuk membangun jadwal untuk diriku sendiri. Mengapa? Karena kita membutuhkan kepercayaan diri dan momentum jika kita ingin menjaga rintangan untuk mencapai tujuanmu.

Mulailah hari dengan kemenangan kecil dapat membantu saya melupakan apa yang gagal di hari kemarin, lakukan hal tersebut berulang-ulang kali. Apapun yang mungkin terjadi, sorotlah kemenangan ketika mereka datang dan tidak memberikan perhatian lebih untuk kegagalan apapun yang terjadi kemarin.

11. Anda mengecilkan kemenanganmu

Ketika kemenangan datang, anda jangan mengecilkan atau merendahkan hati tentang hal ini. Sebaliknya, buatlah mereka menjadi masalah yang besar. Rayakanlah setiap kali anda mendapatkan lebih dekat dengan tujuanmu.

12. Anda mengecilkan semua pekerjaan yang harus anda lakukan demi tujuan anda

Apa yang terjadi ketika anda berfokus pada smua hal yang ada didepan anda? Ternyata yang terjadi adalah anda dapat melupakan gambaran besar yang sebenarnya dan mengapa anda inign mencapainya. Dengan belajar bagaimana caranya untuk menyaring gambaran besar melalui tujuan kecil anda setiap hari, anda akan mampu menjaga motivasi anda untuk jangka panjang. Anda jangan biarkan diri anda pergi dari gambaran besar.

13. Anda membuang-buang waktu luang

Ketika saya mengambil waktu istirahat, saya biasanya mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih lanjut yang mengarah ke tujuan. Misalnya, saya mendengarkan podcast tentang menulis atau kewirausahaan selama jam makan siangku. Hal ini akan membuat pikiran saya terfokus pada tujuan dan juga memanfaatkan waktu luang dengan motivasi untuk terus berusaha dengan tujuan saya.

14. Anda tidak memiliki sistem akuntabilitas

Jika anda mengumumkan tujuanmu secara terbuka, atau berjanji untuk menawarkan sesuatu kepada orang-orang, bisa dipastikan orang tersebut bergantung kepada prestasi anda. Mereka tiba-tiba peduli untuk tujuan anda, dan membantu memastikan anda untuk mencapainya.

Jangan melihat hal ini sebagai beban. Sebaliknya, gunakan bahan bakar kerja keras anda. Miliki orang-orang yang bergantung kepada anda dan anda akan termotivasi untuk tidak mengecewakan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *